Postingan

Generasi Emas Islam

Gambar
Faiza Shifa Medina. Teman seangkatan si sulung 3 tahun ini di SMPIT Assyifa Boarding School. Teman yang 'istimewa' untuknya juga untuk semuanya. Teman yang sangat menginspirasi & memotivasi. Banyak cerita-cerita indah mengalir tentangnya. Sejak kelas 7, nama gadis manis ini memang langsung menjadi pembicaraan. Sosoknya yang dikenal shalihah, berakhlak tinggi, cerdas akademis dan cinta Alquran, membuatnya selalu menjadi buah bibir  penuh kebaikan dan harapan. Duta prestasi, begitulah julukan awal untuknya. Ya, karena gadis ini memang Allah karuniakan otak yang cemerlang, khususnya di bidang Matematika. Selalu menjadi wakil sekolah di setiap ajang lomba tingkat kabupaten hingga Nasional, dan sering pula membawa raihan puncak yang membanggakan. Saking seringnya mengikuti lomba, beberapa kali si sulung dan temannya membuat guyonan  " Medi ( panggilan untuknya ) itu belajarnya di karantina-karantina, mi. Udah bukan di kelas lagi..". Gadis shalihah ini pun tidak ha...

Ustadz Kami Yang Bersahaja, Selamat Jalan...

Gambar
Sejak pagi, mendung bergelayut. Matahari belum juga ingin menampakkan dirinya, padahal jarum jam terus beranjak naik menandakan siang segera mendekat. Rintik gerimis terlihat menambah sendu suasana pagi ini. Hingga tepat pukul 10.30, sebuah pesan singkat masuk di layar hp. Innalillahi wa inna ilaihi raaji'uun. Kabar yang seketika pula membuat kabut di mata dan sesak yang terasa menghimpit. Terbayang sosok bersahaja itu. Yang selalu ramah menyambut sapa setiap sahabat. Yang terlihat begitu tenang tanpa gejolak. Yang nampak menikmati sepenuh jiwa setiap lara yang Allah ujikan padaNya. Kini, berita kepergiannya yang menghampiri. Maka, ketika hujan menyapa bumi di hari ini, seolah tangis semesta pun turun berderai ikut melepas kepergiannya. Ah, masih teringat beberapa waktu lalu, saat saya mencorat coret lembaran rencana sebuah acara untuk komunitas keluarga. Satu nama pertama yang saya tuliskan sebagai pemateri adalah namanya, Ust. Hilman Rosyad, Lc. Namun, ternyata Allah juga ...

Buku Kehidupan Orangtua

Menjadi orangtua artinya siap menjadi pena yang akan menuliskan bait-bait kehidupan pada selembar kertas putih, bernama anak. Pena haruslah disiapkan dengan berkualitas, agar torehan kalimatnya bisa tertulis dengan jelas dan indah. Isi pena pun tak mesti harus selalu berlimpah atau disiapkan dengan harga yang mahal, namun jelas ia harus istimewa. Begitulah analogi pena sebagai kesiapan ilmu dan juga metode terbaik yang harus kita sediakan untuk menulis cerita kehidupan pada diri anak-anak, sebagai generasi masa depan kita. Maka, seperti halnya sebuah buku yang tetap akan terbaca sepanjang masa walau sang penulis sudah tidak ada, begitulah juga anak yang akan nampak dimata dunia atau lingkungannya. Pada wajah, polah atau tingkahnya, orang bisa dapat membaca bagaimana kita sebagai orangtua melukiskan warna hati pada mereka. Ya, buku kehidupan. Pada anak-anak itulah kita akan membuatnya. Menorehkan kalimat-kalimat di atas lembaran putih mereka. Mengisi ruangan-ruangan yang semula koson...

Panduan Muslim Menghindari Makanan Mengandung Babi

Akhir tahun menjadi salah satu jadwal liburan keluarga. Bertepatan dengan libur sekolah, hari raya natal dan tahun baru masehi, memang menjadikan akhir tahun sebagai salah satu waktu yang diambil untuk melakukan travelling atau perjalanan mengisi liburan, baik ke luar kota ataupun ke luar negeri. Begitu juga dengan sebagian besar penduduk Indonesia yang memanfaatkan akhir tahun untuk menghabiskan liburan bersama keluarga ke luar negeri. Beberapa negara tujuan biasanya sudah tercatat dalam agenda beberapa keluarga ini jauh -jauh hari menjelang akhir tahun. Khusus untuk keluarga-keluarga muslim, tentunya menentukan negara tujuan untuk tempat menghabiskan liburan harus dibarengi pula dengan beberapa catatan yang berkaitan dengan aturan dalam agama Islam itu sendiri, terutama ketika mereka ingin berkunjung ke negara-negara dengan mayoritas penduduknya beragama non muslim. Karena ini akan berkaitan dengan beberapa kebiasaaan dan pemahaman yang akan saling berbeda. Sebut saja dalam hal in...

Pena Menguntai Aksara Jiwa

Gambar
Beberapa hari ini, benda kecil itu menyita perhatian saya. Alur cerita bergelombang, berdesakan keluar dari ruang kepala. Tentang sebuah pena, yang darinya berjuta-juta kata mungkin sudah tertulis olehnya. Entah, sudah berapa banyak ia ikut mengolah rasa, ikut menjuntaikan asa, serta ikut menorehkan beragam mimpi dan cita. Mimpi anak manusia yang silih berganti memenuhi hari-hari dengan segala tragedi, penuh cinta ataupun nestapa. Pernah satu masa, ia turut membersit episode mengejar cita. Bersahabat dengan lembaran kertas putih yang setia menampung coretan yang seringkali pula berakhir di tempat sampah, setelah dengan begitu perkasanya sang pena melarungkan tinta diatasnya. Atau pernah pula satu ketika, ketukannya di atas meja terus mengiringi malam yang semakin larut, saat ia harus membersamai jiwa yang terus mencari sambungan kata untuk sebuah presentasi yang harus dilakoni. Dan, ia pun pernah setia untuk digenggam erat, saat sebuah hati merasa begitu tak percaya diri di hadap...

Meracik Makna Lembaran Kertas

Gambar
Lembaran-lembaran itu masih tersimpan rapi dalam sebuah folder khusus. Lengkap bersama amplop yang sedikit mulai menguning dimakan usia dengan tempelan perangko berbilang tahun ke belakang dan nyaris tak pernah saya jumpai lagi saat ini. Lembaran-lembaran kertas yang sebagian besar berhiaskan sketsa burung bermesin disudut bawahnya, serta berisikan tulisan tangan dengan ragam cerita dari berbagai wajah di beberapa sudut kota diatas bumi-Nya.  Disadari atau tidak, semua lembaran itu turut mewarnai perjalanan saya selanjutnya dalam mencintai lembaran kertas lainnya dikemudian hari. Kertas-kertas yang mewujud dalam beragam bentuk. Yang setiap harinya membuat saya tak sanggup memendam rindu untuk tidak membuka, kemudian berlama-lama menjelajahi isinya. Lembaran-lembaran kertas yang kemudian juga sanggup membuat jari jemari saya selalu ingin menggerakan pena atau keyboard, kemudian merangkai huruf demi huruf dan menumpahkan ragam kata yang berloncatan di kepala.  Ya,...

Memantik Minat Baca Untuk Anak Istimewa

Gambar
Libur sekolah di akhir tahun ini, tidak ada kegiatan khusus atau pergi ke satu tempat yang sengaja kami persiapkan untuk mengisi liburan. Seperti biasanya, kami memanfaatkan kebersamaan yang ada di rumah dengan menikmati buku-buku bacaan. Bukan sekedar menikmati sendiri, tapi juga saling berdiskusi banyak hal tentang buku-buku yang sudah kami baca. Melihat si tengah kami yang juga selalu antusias menghabiskan setiap bacaan yang ada di rumah, mengingatkan kembali episode perjuangan kami untuk membuat dia suka buku dan gemar membaca sejak kecil.Ya, karena si tengah ini memiliki tipe pembelajar istimewa, yaitu auditori-kinestetik ( lebih optimal dengan indera pendengar dan aktifitas fisik yang aktif atau senang bergerak ), yang akhirnya memerlukan kreatifitas tinggi dari kami, orangtuanya untuk menstimulasi perkembangannya sejak kecil, khususnya untuk bisa gemar membaca buku. Sebagian besar anak dengan tipe pembelajar auditori-kinestetik ini memang tidak terlalu suka dengan akti...